Nim : 12001251
Kelas : 4G
STRATEGI PEMBELAJARAN
Setelah saya memahami perangkat pembelajaran yang sudah dibahas pada blog saya minggu lalu. Dimana perangkat pembelajaran merupakan kumpulan alat (bantu) yang digunakan guru agar kegiatan dan kinerja guru lebih maksimal dalam aktivitas pembelajaran, perangkat ini terdiri dari media, fasilitas, bahan dan panduan dan sebagainya.
Nah, dalam menjalankan proses belajar tersebut diperlukan yang namanya Strategi Pembelajaran sehingga sistem belajar mengajar di kelas tidak menjadi monoton atau membosankan serta dapat membantu siswa dalam mengembangkan pola berpikirnya. Sebagai seorang guru dan calon guru harus pandai memilih strategi mana yang tepat dalam proses pembelajaran sehingga tujuan materi pembelajaran yang disampaikan tercapai. Untuk itu, saya akan membahas tentang seluk beluk Strategi Pembelajaran.
Strategi pembelajaran menurut Frelberg & Driscoll (1992) dapat digunakan untuk mencapai tujuan yang berbeda, yaitu memberikan topik pada level yang berbeda, untuk siswa yang berbeda, dan dalam konteks yang berbeda. Menurut Gerlach & Ely (1980), strategi pembelajaran adalah cara memberikan pilihan topik dalam lingkungan belajar tertentu, termasuk sifat, ruang lingkup, dan urutan kegiatan yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada siswa. Dick & Carey (1996) mengemukakan bahwa strategi pembelajaran tidak terbatas pada program kegiatan, tetapi juga mencakup materi pembelajaran atau paket pembelajaran. Strategi pembelajaran terdiri dari semua komponen topik dan prosedur yang akan digunakan untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
Strategi pembelajaran adalah rencana, metode, dan rangkaian kegiatan yang direncanakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Definisi lain dari strategi pembelajaran adalah perencanaan rangkaian kegiatan yang didasarkan pada metode penggunaan dan penggunaan semua sumber daya atau kekuatan untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
Dapat diartikan bahwa strategi pembelajaran merupakan sebagai suatu rancangan sekaligus metode dalam mencapai tujuannya. Tujuannya disini yaitu membuat peserta didik cepat paham dan mengerti dari pembelaaran yang diberikan. Tentunya, keberhasilan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran merupakan kebanggaan bagi pendidiknya dan pertanda bahwa pendidik berhasil. Maka dari itu, sebagai seorang pendidik harus pandai memilih strategi yang tepat dan cocok digunakan, sehingga tercapainya tujuan pembelajaran tersebut. Ada beberapa pendapat para ahli mengenai definisi strategi pembelajaran, yaitu sebagai berikut :
1. Hilda Taba
Strategi pembelajaran adalah urutan atau pola perilaku guru untuk dapat mengakomodasi semua variabel pembelajaran secara sadar dan sistematis.
2. Suparman
Strategi pembelajaran merupakan gabungan dari beberapa rangkaian kegiatan, cara mengorganisasikan materi pelajaran siswa, bahan, peralatan dan waktu yang digunakan untuk proses pembelajaran dalam mencapai tujuan kegiatan pembelajaran yang telah ditentukan.
Jenis Strategi Pembelajaran
1. Metode pengajaran
Jenis strategi pembelajaran yang menggunakan metode pedagogis adalah narasi materi dalam buku teks yang diberikan secara lisan oleh guru. Ada pro dan kontra untuk menerapkan metode pembelajaran ini. yang:
Kelebihan :
• Ini adalah cara yang mudah dan murah.
• Topik dapat dibahas lebih luas dan rinci.
• Guru dapat lebih mudah mengontrol situasi kelas.
Kekurangan :
• Siswa hanya menyerap materi yang diajarkan guru di kelas.
• Tidak ada demonstrasi khusus dari setiap materi yang disajikan.
• Pemodelan adalah cara belajar di mana konten mata pelajaran digabungkan dan disajikan kepada siswa, dan siswa sering bosan jika kemampuan bahasa guru tidak baik.
• Lebih sulit untuk menguji tingkat pemahaman siswa.
2. Metode demonstrasi dan penjelasan.
Tujuannya agar siswa lebih mudah memahami materi pembelajaran yang dijelaskan.
Kelebihan :
• Siswa tidak ketinggalan pemahaman karena penjelasan disertai dengan latihan.
• Proses pembelajaran juga lebih menyenangkan karena siswa tidak hanya mendengarkan.
• Melalui observasi, siswa mengembangkan pola berpikir mereka yang menghubungkan teori dengan praktik.
Kekurangan :
Diperlukan persiapan yang lebih matang dari segi bahan, peralatan, serta bahan dan tempat, jika tidak maka akan mempengaruhi tidak efektifnya proses pembelajaran. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh guru yang memiliki kemampuan dan keterampilan khusus.
3. Strategi Pembelajaran Metode Diskusi
Strategi pembelajaran lainnya adalah dengan menggunakan metode diskusi, dimana siswa menghadapi suatu masalah untuk mencari solusi yang tepat.
Kelebihan :
• Dapat menginspirasi siswa untuk berpikir lebih kreatif.
• Siswa dapat dilatih untuk mengungkapkan pendapatnya.
• Siswa dapat mengembangkan rasa hormat terhadap perspektif satu sama lain.
Kekurangan :
• Kegiatan diskusi biasanya hanya dikuasai oleh orang-orang tertentu.
• Dapat mengaburkan kesimpulan dalam kursus karena topiknya bisa lebih luas.
• Perbedaan pendapat sering menimbulkan emosi.
• Mempelajari suatu mata pelajaran membutuhkan waktu yang lama.
4. Metode simulasi
Pendekatan imitasi dalam strategi pembelajaran adalah menghadirkan situasi imitasi yang memudahkan setiap siswa dalam memahami konsep dan materi yang disajikan.
Kelebihan :
• Dapat dijadikan bekal bagi siswa untuk menghadapi situasi nyata.
• Dapat mengembangkan kreativitas siswa dalam proses pembelajaran.
• Dapat mengembangkan keberanian dan kepercayaan diri.
• Dapat meningkatkan semangat belajar siswa.
Kekurangan :
Ada banyak faktor psikologis siswa, seperti rasa malu saat simulasi.
Macam-macam Strategi Pembelajaran
Agar kegiatan pembelajaran lebih optimal, pendidik atau guru juga dapat menerapkan berbagai strategi pembelajaran, seperti:
1. Strategi inkuiri atau SPI
Strategi inkuiri atau SPI atau strategi bertanya meliputi sejumlah kegiatan pembelajaran yang menitikberatkan pada proses berpikir analitis dan kritis dalam menemukan dan menjawab pertanyaan. Meskipun pertanyaan dan jawaban sering diajukan tentang proses berpikir antara siswa dan guru ini.
2.Strategi ekspositoris atau SPE
Sistem pembelajaran ekspositori adalah taktik pembelajaran yg menekankan dalam proses anugerah pengetahuan atau materi yg diberikan secara ekspresi sang pengajar pada anak didik yg ingin membantu anak didik menguasai materi secara efektif.
3. Strategi dari taktik atau SPBM
Pembelajaran SPBM adalah taktik pembelajaran yg memadukan beberapa aktivitas pembelajaran yg menonjolkan proses pemecahan perkara ilmiah. SPBM berdasarkan dalam psikologi kognitif, yg bisa dibebaskan menurut perkiraan bahwa belajar merupakan proses mengganti konduite melalui pengalaman.
4. Strategi koperasi atau DSS
Metode pembelajaran jenis ini termasuk pada rangkaian aktivitas pembelajaran yang dilakukan sang anak didik pada grup eksklusif buat mencapai rumusan tujuan pembelajaran. Strategi sistem pembelajaran kooperatif memakai grup mini atau tim yg terdiri menurut empat hingga enam orang yg mempunyai latar belakang akademis ras, kuat, atau gender.
5. Meningkatkan keterampilan berpikir atau SPPKB
Jenis strategi ini diterapkan dalam menonjolkan kemampuan berpikir siswa. Materi yang disajikan dapat berupa membimbing siswa melalui proses menemukan konsep sendiri yang harus dikuasai dengan terus menghadapi proses dialog dan menggunakan pengalaman siswa.
Contoh strategi pembelajaran yang sering diterapkan di beberapa tempat oleh pendidik yaitu sebagai berikut:
1. Siswa Bermain Peran Strategi ini dilakukan supaya siswa dapat memainkan peran berdasarkan karakter yang diberikan, misalkan pendidik memberikan contoh peran yang akan dimainkan dalam jangka waktu tertentu. Contoh ini dapat mengajarkan siswa meniru karakter orang lain.
2. Siswa Menuliskan Pengalaman Strategi pembelajaran ini dilakukan untuk mengasah kreatifitas otak siswa dalam menulis dan berpikir kembali ke pengalaman menarik atau sedih yang pernah terjadi. Dengan demikian, siswa dapat mengekspresikan sesuatu melalui tulisan.
3. Siswa membaca nyaring Setelah menulis pengalaman, siswa juga dapat mengajak mereka untuk membacakan pengalaman yang tertulis di depan kelas dengan lantang. Strategi ini dirancang untuk melatih otak siswa. Membaca di depan kelas dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa. Selain itu, siswa lain sering dapat mendengar apa yang coba dibaca oleh temannya.
Tips menerapkan strategi pembelajaran yang tepat
1.Mendorong komunikasi kelompok
Tanyakan kepada siswa apa yang ingin mereka capai melalui studi mereka dan jalan apa yang akan mereka ambil untuk mencapainya. Pendidik dan guru mungkin meminta siswa untuk bersikap jujur dan terbuka tentang tantangan yang mereka hadapi. Oleh karena itu, guru dapat memberikan solusi terbaik untuk kegiatan belajar mengajar yang nyaman.
2. Temukan teknik belajar yang tepat Guru perlu tahu apa yang siswa mereka lakukan untuk mendapatkan hasil maksimal dari waktu belajar mereka. Setelah Anda memiliki informasi ini, Anda dapat meyakinkan diri sendiri untuk melanjutkan pengembangan pendekatan baru. Termasuk beberapa pendekatan:
1. Game edukatif, yaitu dengan mengisi berbagai kegiatan dengan game edukatif untuk mengurangi lingkungan belajar.
2. Pikirkan aktivitas yang membutuhkan istirahat yang sering, yaitu upaya yang membutuhkan upaya untuk mengurangi energi. Mengingatkan siswa untuk berdiri, meregangkan badan, minum air putih, tertawa bersama teman, dan belajar melanjutkan kegiatan belajarnya.
3. Ciptakan suasana yang mengganggu Susana nyaman dalam arti banyak melibatkan mulai dari kebersihan dasar hingga melakukan kegiatan pendidikan dan pembelajaran dalam suasana yang nyaman dan tidak terganggu. Namun, setiap siswa tentu memiliki pendekatan dan preferensi yang berbeda. Di sinilah pendidik dapat menciptakan suasana berdasarkan sebagian besar suara.
4. Fokus pada investigasi dan pemecahan masalah Kebanyakan orang menyukai tantangan, terutama tantangan baru yang bermanfaat bagi kehidupan. Strategi pembelajaran cerdas termasuk menggunakan situs web pencarian dan melakukan aktivitas berbasis pemecahan masalah selama waktu belajar siswa.
5. Pemicu motivasi belajar Memiliki tujuan dan ide yang jelas merupakan fondasi penting dari kesuksesan. Guru juga dapat memberikan pujian kepada siswa yang telah berhasil menyelesaikan suatu tugas. Hal ini akan membuat siswa belajar lebih giat.
6. Bagikan pendapat Anda Misalkan siswa memiliki kemampuan untuk berpikir kritis tentang apa yang telah mereka pelajari dengan meminta mereka untuk menjelaskannya dengan kata-kata mereka sendiri. Sangat berharga dan merupakan bentuk rasa syukur karena tertarik pada apa yang ingin mereka ketahui dan bagaimana mereka memahami masalah atau tantangan.
No comments:
Post a Comment